Kapolres Probolinggo mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo termasuk BPBD dalam penanganan bencana ini.
Ia menyebut banjir kali ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih mengintai di wilayah Jawa Timur termasuk Kabupaten Probolinggo.
“Mitigasi terus kami lakukan, wilayah rawan bencana kami petakan termasuk jalur evakuasi yang tentu kami koordinasikan dengan pemerintah setempat,” kata AKBP Latif.
Kapolres Probolinggo juga meminta warga di Lima kecamatan yakni Kecamatan Besuk, Paiton, Kraksaan, Krejengan dan Gading tetap siaga, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.








