“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi warga Pulau Gili Ketapang dan perbaikan pipa PDAM yang putus dapat segera teratasi,” tutur Kasat Polairud.
Sementara Kepala Desa Pulau Gili Ketapang, Monir mengatakan selama pipa PDAM putus yang otomatis menghambat aliran air bersih, untuk masak dan minum warganya harus membeli air botol di toko.
“Sedangkan untuk mencuci ataupun mandi ada yang memanfaatkan sumur ada juga langsung ke laut. Alhamdulillah bantuan air bersih terus datang dan berharap tidak ada kejadian pipa PDAM putus lagi berikutnya. Sebab di tahun 2023 juga terjadi seperti sekarang,” ucap Monir. [Red/Yud]








