“Akan ada mekanisme saling mengingatkan antar anggota perguruan silat di lapangan. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita bersama,” jelas Wakapolres Tanjungperak.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh jajaran penting dari komunitas pencak silat, termasuk Sekretaris Umum IPSI Surabaya, Ketua III IPSI Surabaya, serta Ketua dan Panglima Pasukan Pengamanan Terate (PAMTER) dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan di dunia persilatan terhadap inisiatif kepolisian ini.
Dengan terbentuknya Satgas Sentot Prawirodirdjo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak optimis bahwa perayaan Malam Satu Suro di wilayahnya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sekaligus mempererat tali persaudaraan antara aparat keamanan dan komunitas pencak silat. [*/Yud]








