Rasa senang nampak jelas di wajah warga Dusun Kandangan ketika bantuan air bersih dari Polres Mojokerto datang.
Anak-anak asyik bermain di mobil Polisi saat ibu mereka mengantre air bersih. Mereka juga bergurau dengan anggota Polsek Ngoro yang mengawal bantuan air bersih.
Warga Dusun Kandangan, Auliyah (48) menuturkan, krisis air bersih terjadi sejak memasuki musim kemaraun pada bulan Mei 2024.
Sedangkan selama musim hujan, warga menampung air hujan di kolam masing-masing untuk mandi, mencuci dan masak.
“Tidak ada sumber air sejak dulu. Dibor pun terhalang batu. Kami berharap bantuan air terus dikirim ke sini,” jelasnya.
Bantuan air bersih dari Polres Mojokerto Polda Jatim dimanfaatkan warga Dusun Kandangan untuk mandi, masak dan mencuci.
Ketika tidak ada bantuan, mereka terpaksa mengambil air dari Dusun Kunjoro yang jaraknya sekitar 3 Km atau dari Sumber Tetek sekitar 5 Km.
Menurut Auliyah, air bersih di Dusun Kunjoro berasal dari Dusun Bantal, Desa Duyung, Trawas, Mojokerto yang disalurkan menggunakan pipa.
Sehingga volume airnya terbatas. Setiap harinya, ia mengangsu 5 jerigen air dari Dusun Kunjoro atau Sumber Tetek menggunakan sepeda motor.








