Sementara itu, Pawang Anjing Pelacak Unit K9 Polres Lumajang, Aipda Fajar mengatakan, kendalanya adalah timbunan tanah longsor yang cukup tebal sehingga menyulitkan proses pencarian menggunakan anjing pelacak.
Diketahui tanah longsor menimpa empat orang penambang pasir pada Selasa (4/6/2024).
Lokasinya berada di aliran lahar Gunung Semeru yang bersebelahan dengan kawasan perhutani petak 4.
Sementara itu Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban jiwa dengan kondisi meninggal dunia.
“Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 13.05 WIB pada kedalaman sekitar delapan meter dibagian sisi selatan areal pertambangan pasir.








