Terduga pelaku mengaku sebagai seorang wanita bernama A. Selang satu Minggu, pelaku kembali menghubungi korban dan mengajak ketemuan.
Korban sempat menolak karena takut kondisi sudah larut malam, namun pelaku meyakinkan dengan dalih, korban akan dijemput orang suruhannya.
“Korban di borgol oleh terduga pelaku,”jelasnya.
Sesampainya di rumah pelaku, korban disuruh menunggu di depan rumah dan pelaku masuk lewat belakang berganti pakaian layaknya wanita. Setelah korban masuk rumah, korban dilecehkan berkali-kali. Korban sempat diancam dengan menggunakan pisau dan diborgol.








