Dalam amanat Kapolda Jawa Timur yang disampaikan melalui sambungan video conference, ditegaskan bahwa tahapan ini merupakan bagian penting dari proses rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2026, yang diawali dengan pemeriksaan administrasi awal (rikmin awal).
Kapolda Jatim menjelaskan bahwa setiap jalur penerimaan, baik Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, maupun Tamtama Polri, memiliki standar kompetensi yang tinggi. Para peserta akan dibina dan ditempa menjadi pribadi yang tangguh, profesional, serta siap menghadapi tugas-tugas berisiko tinggi dalam menjaga keamanan negara.
“Seluruh peserta harus percaya pada kemampuan diri sendiri dan mempersiapkan diri secara maksimal. Kunci keberhasilan terletak pada kesungguhan dan kesiapan yang matang,” tegasnya.








