Menurut AKBP Bimo, dimana di Kabupaten Kediri melakukan penanaman jagung seluas 170 hektare. Pada bulan Desember 2024, menanam seluas 90 hektare. Sementara target pada Januari 2025, dengan 60 hektare dan target pada bulan Febuari 20 hektare.
“Program penanaman jagung ini merupakan program jalan,” jelas AKBP Bimo.
Program ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga sebagai bagian dari kontribusi Kabupaten Kediri dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat provinsi dan nasional.
Dengan program ini, kami ingin menunjukkan bahwa sektor pertanian dan peternakan bisa berjalan beriringan untuk menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.








