Jembatan Kedungpeluk sejatinya sudah masuk dalam rencana revitalisasi tahun 2025. Namun bencana datang. Jembatan itu ambrol, patah menjadi dua bagian. Warga Desa Kedungpeluk pun gusar, karena jembatan itu akses satu-satunya ke kota.
Untung masih ada jalan setapak dari bendungan disamping jembatan yang ambrol. Warga memanfaatkan jalan terdebut. Namun hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.
Saat ini Pemkab Sidoarjo tengah berupaya membangun jembatan Bailey. Jembatan bongkar pasang dari rangka baja. Jembatan Bailey itu pinjaman Pemrov Jawa Timur.
Sebagaian rangka-rangka baja jembatan Bailey itu sudah datang. Sebagaian lagi masih menunggu proses pembongkaran di Sumenep, Madura. Setelah terkumpul lengkap tinggal merakitnya. Kekuatannya mencapai 30 ton.
Selain memastikan jembatan bailey segera tuntas, Subandi juga mengatakan pembangunan jembatan permanen Kedungpeluk juga segera dilakukan. Tahun 2024 ini dikerjakan.








