“Kegiatan ini juga mengenalkan masyarakat akan budaya Islam yang masih kental di Sidoarjo seperti shalawat, serta perlombaan gamelan Jawa yang ada,” ucapnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dilakukan rutin tiap tahun agar seni budaya islam di Sidoarjo tetap terjaga dan tetap dikenal oleh masyarakat baik dewasa maupun remaja seiring perkembangan teknologi yang kian pesat.
“Tetap jaga seni dan budaya islam yang masih kental di Sidoarjo dengan cara dikemas dengan acara menarik seperti ini,” pungkasnya.








