“Pemerintah harus memberikan bantuan secara maksimal,seperti memberikan bantuan/subsidi proses pengolahan, pengemasan serta pada pemasarannya, hal-hal seperti ini pasti akan sangat membantu usaha kecil dalam meningkatkan usahanya”
Ia pun menambahkan seperti dengan adanya galeri kriya kreatif merupakan ruang bagi para pengrajin/ pelaku ekonomi kreatif (kriya) untuk mengeksplore, memasarkan karya-karya mereka ke masyarakat, terutama untuk para tamu hotel dari luar kota sidoarjo.
Untuk itu, mari kita ciptakan lingkungan yang mendukung ekonomi kreatif di sidoarjo, agar kreativitas dapat terus berkembang dan mendukung perekonomian berkelanjutan di kabupaten sidoarjo.
“Selain diperkenalkan dipasar kan secara lokal, pemerintah juga harus bisa mengajak dan menggandeng pelaku UMKM untuk barani memasarkan di luar daerah dengan mengikutsertakan pada even-even pameran di luar daerah agar lebih dikenal lagi”, tambahnya
Pada kesempatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati menyampaikan bahwa Sidoarjo memiliki beragam produk ekonomi kreatif (ekraf) yang mencerminkan budaya dan kreativitas lokal. Beberapa produk ekonomi kreatif kriya yang terkenal dari Sidoarjo adalah Kain batik, banyak pengrajin di Sidoarjo yang memproduksi batik dengan motif khas beras utah, kembang bayem, kebun tebu dan sebagainya, yang makna filosofisnya berkaitan dengan potensi maupun kearifan lokal yang ada di Sidoarjo. Fashion dan aksesori: produk fashion yang terinspirasi oleh budaya lokal, seperti baju, tas, dompet, dan aksesori yang dibuat oleh desainer lokal. Dan produk kulit dari tanggulangin yang telah mendunia. Souvenir dan kerajinan khas: berbagai jenis souvenir yang menggambarkan ciri khas sidoarjo, seperti magnet kulkas, gantungan kunci, dan produk lainnya kemudian juga olahan makanan yang tak kalah rasanya dengan produk luar.








