PJI Kediri Raya Berikan Pelatihan Jurnalistik di SMPN 1 Ngadiluwih, Kabupaten Kediri

  • Whatsapp

Ditemui di tempat yang sama, Mirzatul Qumairoh, wakil pembina organisasi jurnalistik SMPN 1 Ngadiluwih, menekankan kepada peserta agar memahami tata cara penulisan, struktur, runtutan, dan kode etik jurnalistik untuk menghasilkan karya tulis yang lebih baik di masa depan.

“Jadi setiap minggunya itu kan mereka (anggota jurnalistik SMPN 1 Ngadiluwih -red) menulis berita minimal satu, dan kalau ada kegiatan sekolah kan juga mereka yang menulis nanti disortir yang berhak tayang oleh kami. Semoga nantinya anak-anak bisa teliti lagi kalau menulis berita, maksudnya gak ngawur gitu setelah mendengarkan pemaparan dari Tim PJI,” ungkap Mirza yang juga mengajar mata pelajaran IPS.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Masih kata Mirzatul Qumairoh, “Kadang anak-anak itu lebih ke, kan mereka itu karena masih SMP ya. Kadang itu, kalau semangat kan ya semangat sih, tapi kalau sudah mager itu ngoprek ngoprek gitu susah. Ya kendalanya itu kadang satu sama lainnya beda pendapat terus mereka mogok mogok an.”

Usai sesi pelatihan wawancara, Nanda, salah satu peserta yang mengikuti pelatihan menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemateri dari PJI Kediri Raya yang sudah berikan ilmu baru di bidang jurnalistik.

“Terimakasih pak, semoga ke depannya saya dan teman-teman yang lain bisa lebih semangat lagi untuk menulis berita yang bisa dinikmati oleh pembaca,” kata Nanda.

Diharapkan, melalui pelatihan jurnalistik ini, semua peserta akan lebih memahami kode etik jurnalistik sesuai dengan ketentuan Dewan Pers, dan mampu mengembangkan kemampuan mereka dalam bidang jurnalistik. [Yud]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *