“Sebagian besar lahan yang terendam berada di dekat bantaran sungai, dan rata-rata tanaman padi yang terdampak sudah mati,” kata Johny dalam keterangannya, Sabtu (24/5/2025). Ia memperkirakan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap para petani yang terdampak, Kementerian Pertanian telah melakukan kunjungan ke lokasi banjir, termasuk di Desa Trepan. Pemerintah berjanji untuk memberikan bantuan benih padi guna membantu petani bangkit kembali setelah bencana ini.
“Sudah ada kunjungan dari Kementerian Pertanian RI, dan mereka akan memberikan bantuan benih sebagai langkah pemulihan,” tambah Johny.








