Sebagian pengunjuk rasa menyebut keberhasilan sebelumnya sebagai alasan untuk tetap berharap kali ini.
Pada 2018, tekanan internal membuat Google tidak dapat memperbarui kontraknya dengan pemerintah AS.
“Kontrak (dengan pemerintah AS) itu dibatalkan karena penolakan massal dari karyawan Google di dalam perusahaan itu terkait dengan adanya pemahaman bahwa proyek itu akan digunakan untuk keperluan militer,” ujar Wassim Hage dari Pusat Sumber Daya dan Organisasi Arab, salah seorang penggerak aksi unjuk rasa itu.
Meskipun pengunjuk rasa memblokir satu pintu masuk, konferensi tersebut berjalan sesuai rencana.








