Penghitungan Suara di Los Angeles: Dari Partisipasi Pemilu Rendah Hingga Uya Kuya Unggul Sementara

  • Whatsapp

“Tidak terlalu banyak keributan yang terjadi, karena kita udah sepakat mana yang sah, mana yang tidak sah,” ucap Adi.

Ditemui pada kesempatan terpisah, Servius Ponamon, saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, mengatakan bahwa proses penghitungan berjalan cukup adil.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
“Semuanya menyaksikan, mengawasi sendiri,” jelasnya usai penghitungan surat suara pemilihan presiden di Gedung Konsulat Jenderal RI di Los Angeles.

Penghitungan suara di Los Angeles belum usai dan masih akan berlanjut pada Kamis (15/2) untuk menghitung surat suara yang dikirim melalui pos.

Partisipasi Pemilu Rendah

Dari 614 pemilih yang datang ke tiga TPS di Los Angeles pada hari pemungutan suara, 10 Februari, sebanyak 244 di antaranya termasuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Los Angeles. Jumlah itu relatif kecil jika dibandingkan dengan jumlah DPT Los Angeles yang pada pemutakhiran data pemilih pada tahun lalu menyatakan ingin datang langsung ke TPS (1.200 orang). Hal itu membuat angka partisipasi pemilu untuk DPT yang mencoblos di TPS Los Angeles tahun ini berada pada angka 20,3 persen.

Sisanya adalah mereka yang termasuk ke dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) sebanyak 215 pemilih dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) sebesar 155 pemilih.

Di sisi lain, untuk metode pemungutan suara melalui pos, jumlah paket surat suara yang telah diterima kembali oleh panitia pemilu luar negeri (PPLN) Los Angeles hingga Selasa (13/2) tergolong minim.

Saksi dari partai maupun paslon hadir untuk menyaksikan penghitungan suara. (Foto: VOA/Rivan Dwiastono)
Saksi dari partai maupun paslon hadir untuk menyaksikan penghitungan suara. (Foto: VOA/Rivan Dwiastono)

“Kalau untuk yang dari pos ada sekitar 2.500 sampai kemarin, juga termasuk return to sender,” ungkap Ketua PPLN Los Angeles Rosdiana Susanto kepada VOA (14/2). Return to sender merujuk pada paket surat suara yang tidak sampai ke tangan pemilih dan dikembalikan kantor pos kepada panitia sebagai pihak pengirim.

“Sedikit sekali,” tambahnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *