Penangguhan Pengiriman Paket dari China Picu Keresahan, Layanan Pos AS Kembali Ubah Kebijakan

  • Whatsapp
Pegawai Layanan Pos AS (USPS) berjalan di tengah kumpulan paket yang masuk ke area Pusat Pemrosesan dan distribusi Los Angeles, pada 30 November 2022. (Foto: AFP/Frederic J. Brown)

Menurut data Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS, dalam waktu kurang dari 10 tahun, jumlah pengiriman yang dikecualikan ke Amerika Serikat telah meningkat dari 139 juta pada tahun 2015 menjadi lebih dari 1,3 miliar pada tahun 2024. Ambang batas pengecualian dinaikkan pada tahun 2016 dari US$200 menjadi US$800.

Kongres kini kemungkinan akan mengubah arah dan menurunkan jumlah dolar untuk pengecualian tersebut, kata Kennedy, yang juga mantan anggota kongres Partai Republik dari negara bagian Minnesota.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Menutup celah ini dipandang akan memberikan dorongan bagi raksasa e-commerce domestik AS, seperti Amazon, eBay, dan Etsy, yang bersaing dengan entitas China, terutama Alibaba, Shein, dan Temu. Namun, sebagian besar bisnis Amazon berasal dari pedagang China.

Langkah pembalasan

China telah membalas perintah Trump dengan mengenakan tarif sebesar 15% terhadap batu bara dan gas alam cair Amerika, serta tarif sebesar 10% terhadap minyak mentah, mobil bermesin besar, dan mesin pertanian dari AS.

China juga memberlakukan kontrol ekspor yang diperbarui dengan memasukkan beberapa logam langka, dan meluncurkan penyelidikan anti-monopoli terhadap Google, yang berkantor pusat di California.

Setelah USPS mengumumkan akan menghentikan pengiriman dari China, juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, meminta Washington untuk “berhenti mempolitisasi masalah ekonomi dan perdagangan.”

China akan terus mengambil “langkah-langkah yang diperlukan untuk secara tegas menjaga hak dan kepentingan sah perusahaan-perusahaan China,” tegasnya. [Red]#VOA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *