“Media sosial bukan ruang privat, tapi ruang publik dan jejak digital sangat sulit untuk dihapus,” kata Iptu Vita.
Lebih lanjut Iptu Vita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengemban fungsi kehumasan.
Ia berharap masyarakat dapat membanjiri media sosial dengan konten positif sebagai cooling system pencegahan polarisasi masyarakat.
“Disinilah peran Polri bersama dengan masyarakat bersinergi untuk menjaga ruang digital tetap kondusif di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Iptu Vita. [Red/Yud]








