Status gizi anak diukur secara berkala melalui antropometri oleh guru atau kader kesehatan. Data hasil pengukuran terintegrasi dengan sistem Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di platform Satu Sehat. Selain itu, Pemkab menyiapkan mekanisme respons cepat terhadap potensi keracunan pangan.
Wabup Joko Sarwono yang juga mantan Kepala Bappeda Tuban mengajak seluruh elemen untuk menjaga komitmen dan integritas dalam pelaksanaan program MBG.
“Program ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kolaborasi yang solid akan melahirkan generasi Tuban yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tegasnya.
Dengan strategi yang semakin terstruktur dan evaluasi yang berkelanjutan, Pemkab Tuban berharap program MBG dapat menjadi fondasi kuat dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul di masa mendatang. [J2]








