Mas Lindra juga menyoroti peran koperasi sebagai penyedia kebutuhan dasar masyarakat, seperti bahan pangan, gas, dan layanan kesehatan. Dengan fokus pada kebutuhan pokok, KDKMP dinilai tidak memerlukan strategi pemasaran kompleks namun tetap mampu memberi dampak signifikan. “Koperasi ini harus menjadi pusat ekonomi warga, dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota,” tegasnya.
Lebih jauh, Bupati dua periode ini berharap KDKMP menjadi rujukan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan harian. Ia mendorong kepala desa dan pengurus koperasi untuk aktif menjalin komunikasi dengan instansi terkait demi kelancaran operasional. “Kehadiran KDKMP bukan sekadar wadah usaha, tapi instrumen pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya.








