Selain itu, Subandi meminta agar data pada portal diperbarui minimal setiap tiga hari. Para camat juga diwajibkan melaporkan progres dan kendala secara berkala, sekaligus mencari solusi bersama apabila ditemukan hambatan.
Berdasarkan data sementara, terdapat 47 lokasi KDKMP di Sidoarjo yang masih terkendala proses pengurukan lahan. Menyikapi hal tersebut, Pemkab Sidoarjo menyiapkan solusi konkret berupa penyediaan alat berat.
“Pemkab telah menyiapkan sembilan unit backhoe serta armada truk milik pemerintah daerah untuk membantu proses pengurukan. Desa hanya perlu mengoordinasikan pelaksanaannya di lapangan agar pekerjaan segera diselesaikan,” jelas Subandi.








