“Kami telah menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait kondisi jalan yang membahayakan. Oleh karena itu, mulai besok, mobilisasi armada urukan akan kami hentikan,” tegas Bupati Subandi.
Sebagai tindak lanjut, Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Kabupaten Sidoarjo telah memanggil pihak pelaksana proyek urukan untuk berkoordinasi mengenai dampak yang ditimbulkan. Kepala Dinas PU BM SDA Dwi Eko Saptono memastikan bahwa keputusan penghentian ini akan diiringi dengan langkah perbaikan jalan yang rusak.
“Pelaksana urukan telah kami panggil untuk membahas mobilisasi armada. Mereka telah sepakat untuk menghentikan operasional mulai Sabtu dan melakukan rekondisi jalan yang terdampak,” jelasnya.








