Pemkab Sampang dan UTM Kolaborasi Kembangkan Potensi SDA Lokal Melalui Studi Ekskursi

  • Whatsapp

Safi’ juga menambahkan bahwa UTM senantiasa berupaya memberikan sumbangsih terhadap Madura melalui pengembangan riset yang sesuai dengan kebutuhan lokal, serta pengabdian masyarakat yang menitikberatkan pada potensi unggulan daerah.

“Pengembangan Madura adalah bentuk nyata dari pengabdian Tri Dharma Perguruan Tinggi yang kami jalankan,” tuturnya.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ia mengharapkan dari hal tersebut dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademisi dalam mengembangkan Madura, terutama di sektor-sektor potensial seperti pertanian dan industri garam, yang selama ini menjadi salah satu andalan ekonomi lokal.

Sementara itu, Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, S.Sos. MA, MSE

menyoroti potensi besar garam yang dimiliki Kabupaten Sampang.

Ia menyampaikan bahwa produksi garam di Sampang mencapai 300 ribu ton per tahun, namun mayoritas masih digunakan untuk konsumsi dengan harga yang relatif murah.

“Jika kami dapat bekerja sama dengan UTM, ada peluang besar untuk mengubah garam konsumsi menjadi garam industri, mengingat kebutuhan nasional mencapai 500 ribu ton per tahun, tantangan ke depan adalah menaikkan harga garam hingga tiga kali lipat dengan inovasi ini,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *