“Kalau sudah diberi alat tolong dijaga dan dirawat dengan baik supaya bisa dipakai terus oleh kelompok tani,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri, Sukadi, menjelaskan bahwa bantuan benih jagung hibrida yang disalurkan memiliki nilai sekitar Rp280 juta.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kabupaten Kediri untuk mendukung produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah agar kebutuhan petani dapat terpenuhi dan kesejahteraan mereka terus meningkat,” terang Sukadi.
Selain bantuan benih dan traktor, Pemkab Kediri juga menyiapkan sejumlah program pendukung menghadapi musim kemarau. Di antaranya pembangunan jaringan irigasi, bantuan transplanter, obat-obatan pertanian hingga program sumur pertanian.
Pada tahun 2026, Pemkab Kediri menargetkan penyaluran sekitar 150 hingga 190 unit alsintan untuk kelompok tani di berbagai wilayah.








