Pemilu 2024, Mantan Rektor UB Beri Pesan ke Guru Besar: Jadilah Es Jangan Korek Api

  • Whatsapp

“Saya yakin kacau setelah pemilu. Apalagi yang jadi Prabowo, malah lebih kacau. Karena persyaratan wakilnya tidak memenuhi syarat,” kata Prof Rachmad.

Menurut Prof Bisri, meski begitu perbedaan ini sangat wajar dalam negara demokrasi. Terpenting, jangan pernah ada provokasi yang menyebabkan masyarakat terpecah belah.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Ini pendapat sebagian, gak apa apa selama dalam batas wajar. Gak boleh provokasi, harus bikin tenang. Pilihan boleh beda, penting untuk NKRI,” tegasnya.

Dengan begitu, seperti halnya dalam agama Islam mengajarkan untuk mencintai negara sebagian daripada iman. Hal tersebut pun harus selalu dikuatkan.

“Sehingga, apakah demokrasi berjalan baik atau belum, tentu tidak ada yang sempurna. Terpenting adalah kita berangkat dari niat untuk cinta kepada negara,” ucapnya. [Ar/Yud]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *