
Pemerintah Uji Coba Program Makan Siang Gratis yang Kontroversial

Lebih jauh ia menegaskan, uji coba ini penting. “Di tingkat nasional, tantangan program makan siang gratis ini adalah memprioritaskan siswa SD dan SMP di pinggiran kota dan pedesaan. Program percobaan ini menjadi krusial karena akan direplikasi di berbagai daerah lain. Karena itu kami juga mendorong daerah-daerah lain untuk bersedia menjadi lokasi uji coba atau simulasi seperti yang dilakukan di kabupaten Tanggerang,” lanjutnya.
Airlangga lebih jauh mengatakan uji coba tersebut merupakan inisiatif yang diambil oleh daerah setempat, namun media lokal mencatat kesamaannya dengan usul yang diajukan oleh Prabowo, dan merupakan salah satu janjinya untuk menggalang suara pemilih.
Program yang diusulkan oleh Prabowo telah menuai kontroversi, karena menurut sebuah dokumen yang dibocorkan dan dilihat oleh kantor berita Reuters, biaya program tersebut saja mungkin dapat memperlebar defisit anggaran fiskal Indonesia.
Kubu Prabowo mengatakan bahwa rencana tersebut kemungkinan akan menelan biaya hingga 120 triliun rupiah ($7,68 miliar) pada tahun pertama, dan 450 triliun rupiah ($28,79 miliar) pada saat mencapai tahap akhir pada tahun 2029.







