Pejabat Senior Hamas Tuding AS Munafik

  • Whatsapp
Buldoser membawa sejumlah jenazah warga Palestina yang tewas dalam operasi militer Israel dalam pemakaman massal di Rafah, Jalur Gaza, pada 26 Desember 2023. (Foto: AP/Fatima Shbair)

Pemerintahan Joe Biden diam-diam terus memasok senjata ke Israel. Namun, minggu lalu, Presiden Biden secara terbuka mengakui bahwa Israel kehilangan legitimasi internasional atas apa yang disebutnya sebagai “pemboman tanpa pandang bulu.”

Hamdan mengatakan “kami menganggap Biden bertanggung jawab secara politik dan moral.”

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Meskipun terdapat seruan dari AS agar Israel menghindari jatuhnya korban sipil dan tekanan internasional untuk melakukan gencatan senjata, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Selasa justru mengumumkan pasukan militernya akan memperluas pertempuran.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, wilayah yang dikelola Hamas, mengatakan hingga hari Selasa, sedikitnya 20.900 warga Palestina tewas, dua pertiganya adalah perempuan dan anak-anak. Angka ini tidak membedakan antara warga sipil dan kombatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *