Bupati Tuban menegaskan, kebakaran berulang menjadi momentum untuk menata ulang pasar. Tata letak kios akan diperbaiki, fasilitas pendukung seperti hidran akan dievaluasi, dan pedagang dilibatkan dalam proses penataan.
“Setelah pembersihan area, pedagang akan difasilitasi kembali berjualan. Ke depan, penataan ulang akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Pasar tradisional bukan sekadar ruang transaksi, melainkan denyut ekonomi rakyat. Kebakaran berulang di Pasar Baru Tuban memperlihatkan kerentanan sistemik: instalasi listrik yang rawan, fasilitas pemadam yang terbatas, serta minimnya mitigasi risiko. Kehadiran Bupati dan Kapolres di lokasi menjadi simbol komitmen, tetapi lebih dari itu, publik menunggu langkah nyata agar pasar tidak lagi menjadi “langganan” kebakaran. [J2]








