Pagi harinya, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bersama Kapolres Tuban AKBP Alaiddin turun langsung meninjau lokasi. Kehadiran keduanya bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari upaya memastikan penanganan cepat dan memberi kepastian bagi pedagang yang kehilangan tempat mencari nafkah.
“Penanganan terasa cepat karena kolaborasi dari seluruh pihak. Kurang lebih satu setengah jam api sudah bisa dikendalikan,” ujar Bupati di lokasi.
Kebakaran ini menunjukkan pentingnya koordinasi lintas instansi. Damkar Kabupaten Tuban, dibantu PT Semen Indonesia dan pos Damkar sekitar, bergerak serentak sehingga api tidak meluas. Namun, di balik keberhasilan pemadaman, muncul pertanyaan besar: mengapa Pasar Baru kembali terbakar setelah insiden serupa pada 2020 dan 2024?








