JAKARTA | DN – Pemerintah Republik Indonesia tengah merancang kebijakan nasional untuk menekan lonjakan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang meningkat tajam setelah libur panjang Lebaran 2026. Rencana tersebut mencakup penerapan sistem Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pembelajaran daring sementara bagi sekolah, yang dijadwalkan mulai berlaku pada April 2026.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa sektor transportasi masih menjadi penyumbang terbesar penggunaan BBM nasional. “Dengan membatasi mobilitas melalui kerja jarak jauh dan sekolah daring, konsumsi energi dapat ditekan secara signifikan tanpa mengganggu aktivitas ekonomi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (25/3/2026).








