Pandu Sjahrir: Danantara akan Beroperasi dengan Pendekatan Komersial

  • Whatsapp
Papan nama perusahaan pengelola kekayaan negara Indonesia, Danantara, terlihat di depan kantor pusatnya di Jakarta, 28 Februari 2025. (Foto: REUTERS/Willy Kurniawan)

Presiden Prabowo Subianto menjanjikan untuk menggelontorkan $20 miliar untuk “gelombang investasi pertama” Danantara, yang akan menargetkan proyek-proyek di sektor pengolahan sumber daya alam, pengembangan kecerdasan buatan, serta ketahanan energi dan pangan.

Modal awal akan berasal dari pemerintah dan pembayaran dividen dari saham perusahaan negara yang akan dimiliki oleh Danantara. Pada 2025, pemerintah memperkirakan dividen dari BUMN akan mencapai Rp90 triliun.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Kami akan berhati-hati, lambat, dan kemungkinan besar akan membosankan dalam kegiatan investasi kami, karena fokus kami adalah mencari keuntungan yang baik,” kata Pandu. Ia juga menekankan bahwa manajemen risiko akan menjadi hal terpenting.

Pemerintah menjanjikan transparansi dan memastikan dana tersebut dapat diaudit kapan saja.

Pandu mengatakan bahwa Danantara masih dalam tahap menentukan biaya modalnya. Lembaga ini juga akan mempertimbangkan proyek-proyek dengan tingkat pengembalian minimum yang dapat diterima, yang mendekati tingkat pengembalian obligasi pemerintah.

Pada tahun pertamanya, Danantara akan fokus pada investasi domestik, termasuk di pasar ekuitas swasta dan utang, dan akan terbuka untuk investasi asing setelah itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *