“Bagaimana kalau ada orang yang benar-benar terlatih untuk menghabisi seseorang?” tambahnya.
Scott mengatakan, berdasarkan pengalamannya, Dinas Rahasia dan aparat setempat bekerja sama erat sebelum penyelenggaraan acara-acara sangat penting yang dihadiri presiden atau mantan presiden.
Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI) mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki penembakan di acara kampanye itu sebagai kasus percobaan pembunuhan sekaligus terorisme dalam negeri.








