“Operasi ini mengusung tema ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’, sebagai wujud komitmen kami dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat saat mudik,” ungkap Gus Qowim.
Ia juga menggarisbawahi berbagai kebijakan pemerintah yang mendukung mudik tahun ini, seperti diskon tarif tol, fleksibilitas kerja jarak jauh (work from anywhere), hingga masa libur sekolah yang diperpanjang. Pemerintah memprediksi puncak arus mudik akan berlangsung pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 5-7 April 2025.








