Suasana semakin meriah ketika arak-arakan tumpeng menuju lokasi pemberangkatan. Tumpeng kemudian diperebutkan warga sebagai simbol keberkahan. Belasan perahu ikut ambil bagian, menambah semarak prosesi yang berpuncak pada pelarungan tumpeng dan sesaji ke laut di sekitar Selat Madura.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sidoarjo, Bahrul Amig, yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo, menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat dalam menjaga tradisi.
“Nyadran adalah ungkapan rasa syukur atas keselamatan dan rezeki. Nilai kebersamaan dan gotong royong yang terkandung di dalamnya harus terus dijaga agar tetap lestari di hati generasi muda,” ujar Amig.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi masyarakat pesisir. Pemerintah, lanjutnya, berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyiapkan acara ini.








