Musk: Pangkas Biaya Pemerintah, USAID akan Ditutup

  • Whatsapp
Musk: Pangkas Biaya Pemerintah, USAID akan Ditutup

Reuters melaporkan pada Minggu (2/2) bahwa pemerintahan Trump memecat dua pejabat keamanan tinggi di USAID setelah mereka menghalangi perwakilan Departemen Efisiensi Pemerintah yang berada di bawah Musk untuk mengakses bagian-bagian terbatas di gedung tersebut, menurut tiga sumber.

USAID adalah donor terbesar di dunia. Pada fiskal 2023, Washington mencairkan bantuan sebesar $72 miliar ke seluruh dunia, mencakup berbagai bidang seperti kesehatan perempuan di zona konflik, akses air bersih, perawatan HIV/AIDS, keamanan energi, dan pekerjaan antikorupsi. Pada 2024, Amerika Serikat menyediakan 42 persen dari seluruh bantuan kemanusiaan yang dipantau oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Situs web USAID terlihat masih offline pada Sabtu, dan beberapa pengguna juga mengalami kesulitan mengaksesnya pada Minggu. USAID memiliki lebih dari 10.000 staf.

Trump memerintahkan pembekuan sebagian besar bantuan luar negeri Amerika sebagai bagian dari kebijakan “America First”-nya, yang mengejutkan dunia. Program-program seperti rumah sakit lapangan di kamp pengungsi Thailand, pembersihan ranjau darat di zona perang, dan penyediaan obat-obatan untuk mengobati jutaan penderita penyakit seperti HIV kini terancam dihentikan.

Terkait masalah pemotongan pengeluaran dan penipuan di Amerika, Musk memperkirakan pemerintahan Trump dapat mengurangi defisit Amerika sebesar $1 triliun pada tahun depan.

Ia menegaskan, misalnya, bahwa “jaringan penipuan asing profesional” mencuri sejumlah besar uang dengan menyamar sebagai atau menciptakan warga negara digital Amerika palsu.