Menlu Filipina Desak China Berhenti Lecehkan Negaranya

  • Whatsapp
Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo di Jakarta, Kamis, 13 Juli 2023. (Foto: AP)

“Kami menjangkau mitra-mitra di negara-negara yang berpikiran sama yang memiliki permasalahan dan keprihatinan serupa.”

Namun Manalo mengakui setidaknya ada tanda tanya kecil mengenai dukungan dari mitra keamanan terpenting Filipina – Amerika Serikat.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kedua negara adalah sekutu perjanjian, yang berarti Washington telah secara resmi berjanji untuk membela Manila jika terjadi konflik militer.

Ketika ditanya tentang pemilihan presiden bulan November – yang akan mempertemukan petahana Joe Biden dengan tokoh Partai Republik Donald Trump, dia mengatakan itu adalah topik yang sering diperdebatkan secara tertutup.

“Setiap negara di dunia mungkin memikirkan hal itu, tentu saja. Amerika Serikat adalah negara besar dan merupakan sekutu perjanjian Filipina. Jadi jelas, setiap perbedaan atau perubahan dalam kebijakan AS yang ada kemungkinan besar akan memiliki semacam dampak.”

“Pada tahap ini, cukup sulit untuk menilai bagaimana hal itu akan terjadi, atau apa yang akan terjadi,” katanya.

“Tapi yang bisa saya katakan adalah kami, tentu saja, memantau dengan cermat musim pemilu di Amerika Serikat, namun saya sudah melakukan pembicaraan dengan banyak rekan saya dari negara lain, dan saya pikir semua orang juga melakukan hal yang sama.”

“Jadi tentu saja semua mata akan tertuju pada pemilu AS tahun ini.” [Red]#VOA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *