Bagaimana dengan kaitan dunia jurnalistik? “Ini kami merespon kondisi hari ini dimana masyarakat kita cukup bebas dalam mengakses informasi apapun” ujarnya.
Pihaknya berharap, dengan terbangunnya komunikasi yang baik dapat saling berbagi informasi dalam membangun komitmen pemberitaan yang inklusif.
“Sehingga perlu literasi digital yang inklusif dan positif ini disajikan dengan baik dibantu oleh rekan-rekan jurnalis” sambung perempuan yang akrab disapa mbak dewi ini.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi membuat sejumlah kalangan dengan mudah menyajikan informasi dalam bentuk pemberitaan maupun konten sosial media. Tidak jarang informasi yang disajikan tidak cukup inklusif dan memicu perpecahan.
“Seringkali kita melihat pemberitaan yang tidak cukup inklusif dan memicu perpecahan” ungkap Dewi Winarti.
Sebagai organisasi yang turut memperjuangkan hak-hak kesetaraan terhadap kelompok perempuan, Dewi Winarti juga menekankan kesadaran dalam membangun kontra narasi negatif dan menciptakan nilai-nilai kesetaraan dan inklusifitas.








