Membangun Ekosistem Agribisnis Melalui Peternakan Berkelanjutan

  • Whatsapp
Arie Triyono (Kiri) dan Buya Yahya (Kanan) di Peternakan Sapi

Di atas areal lahan 117 hektar yang telah disiapkan, kini dibangun kandang kambing serta domba berkapasitas sebanyak 50.000 ekor. Selain itu, masih melalui PT Lembu Setia Abadi Jaya, Arie juga membangun Pusat Pelatihan Peternakan Nasional & Sertifikasi di Desa Mekarsari Ndaru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang.

Arie Triyono Menerima Kunjungan Ridwan Kamil Di Lokasi Peternakan
Arie Triyono (Paling Kiri) di Lokasi Peternakan

Stabilisasi Harga & Ketahanan Pangan Nasional

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Inisiatif Arie dalam agribisnis tidak hanya membuka peluang ekonomi baru tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap stabilisasi harga bahan pokok di Indonesia. “Dengan meningkatkan produksi daging lokal, kami berusaha untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor, yang pada akhirnya stabilkan harga pasar,” kata Arie.

Selain fokus pada produksi, Arie Triyono juga menekankan pentingnya hilirisasi dalam bisnis peternakannya. “Kami tidak hanya berhenti di produksi hewan ternak, tetapi juga melibatkan diri dalam pengolahan lanjutan produk-produk peternakan,” ungkap Arie.

Inisiatif hilirisasi ini termasuk pengolahan daging, dan produk turunan lainnya, yang tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk tetapi juga diversifikasi pasar dan sumber pendapatan. Tak hanya peningkatan nilai tambah, adanya hilirisasi juga akan membuka lapangan kerja di sektor peternakan yang mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dengan pengalaman luas di bidang agribisnis, Arie menerapkan pendekatan modern dan berkelanjutan dalam pengelolaan peternakan. “Setiap tantangan adalah peluang untuk belajar dan tumbuh. Kami selalu berupaya untuk mengadopsi metode terbaru dan terbaik dalam agribisnis,” katanya.

Pencapaian Arie dalam agribisnis menandakan langkah maju bagi Indonesia dalam mencapai ketahanan pangan. “Tujuan kami adalah untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik tetapi juga untuk memposisikan Indonesia sebagai pemain utama dalam pasar agribisnis global,” tuturnya, menandai tekadnya memajukan sektor peternakan di Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *