Sebelumnya, sebuah kapal berisi 196 pengungsi Rohingya mendarat di sebuah pantai di timur laut Pulau Langkawi
KUALA LUMPUR, MALAYSIA |DN – Pihak berwenang Malaysia mengatakan pada Sabtu (4/1) bahwa pihaknya telah menolak dua kapal yang membawa hampir 300 orang yang diyakini sebagai pengungsi Muslim Rohingya yang ditemukan memasuki negara tersebut secara ilegal.Badan Penegakan Maritim Malaysia mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi bahwa dua kapal lagi berusaha memasuki negara itu setelah satu kapal berisi 196 orang Rohingya mendarat pada Jumat (3/1) pagi di sebuah pantai di Langkawai, pulau resor di timur laut Malaysia. Mereka semua ditahan oleh pihak berwenang.
Badan tersebut mengatakan pihak berwenang telah mendeteksi dua kapal lainnya pada Jumat malam di lepas pantai Langkawi. Badan itu menambahkan bahwa orang-orang di dua kapal tersebut, yang juga diyakini sebagai warga Rohingya, dilaporkan mengalami kelelahan dan kekurangan persediaan makanan serta air.








