Mahasiswa PMII Gelar Unjuk Rasa Tuntut Penanganan Kasus Korupsi di Lamongan

  • Whatsapp
Demo mahasiswa PMII di Kantor DPRD Lamongan. [Foto: Zam]

Wakil Ketua DPRD Lamongan, Imam Fadli, menemui massa di gedung DPRD. Ia menegaskan bahwa kasus-kasus dugaan korupsi di Lamongan saat ini sedang dalam penanganan aparat penegak hukum, dan mengajak mahasiswa untuk bersama-sama mengawal proses hukum tersebut.

Terkait APBD tahun 2025, Imam menyebutkan bahwa APBD Lamongan telah dievaluasi oleh Gubernur Jawa Timur dan disahkan dengan nilai sebesar Rp 3,26 triliun. “Kita kawal penggunaannya, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, dan lainnya. Kami pastikan aspirasi kalian akan menjadi catatan bagi kami, dan kami akan mengawalnya sepenuhnya. Kami pastikan anggaran yang ada di APBD benar-benar untuk masyarakat Lamongan,” kata Imam.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Setelah mendengar jawaban dari Imam Fadli, massa mahasiswa kemudian membubarkan diri. Namun, mereka memberi peringatan akan kembali dengan jumlah massa yang lebih besar jika aspirasi mereka diabaikan. Sepanjang aksi hingga pembubaran massa, polisi mengawal jalannya demonstrasi ini. [J2]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *