Menurut Imam, gagasan program MBG lahir dari keprihatinan Presiden Prabowo terhadap kondisi gizi dan ketahanan tubuh anak-anak Indonesia. Program ini bertujuan memastikan seluruh siswa mendapatkan asupan bergizi agar tumbuh sehat, kuat, dan berdaya saing.
“Pak Prabowo sejak dulu ingin rakyat Indonesia cukup gizi, sehat badannya, kuat pikirannya. Dengan nutrisi yang baik, generasi kita bisa sejajar dengan bangsa lain,” tegasnya.
Dalam arahannya, Gus Imam mengingatkan agar seluruh pengelola dapur SPPG dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan pentingnya penggunaan dana program secara optimal dan transparan sesuai ketentuan.
“Untuk siswa SD atau MI rata-rata anggaran Rp8.000 per porsi, sedangkan untuk tingkat SMP dan SMA sekitar Rp10.000. Gunakan dengan baik, jangan dikurangi. Pastikan makanan yang disajikan benar-benar bergizi dan layak dikonsumsi,” pesannya.








