Lima panelis yang dihadirkan merupakan para ahli dari berbagai bidang, Peneliti Sidikasi Pemilu dan Demokrasi Muhammad Adnan Magribi Sahril Ashar, Ketua LP2 IAIN Kediri Dr. Taufiq Alamin, Dosen Universitas Negeri Jember Dr. Deasy Wulandari, Direktur Utama Radar Kediri Dr. Kurniawan Muhammad, dan Dosen Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jarotd Hermasyah.
Para panelis mengangkat isu-isu penting terkait pemerataan fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta investasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kediri.
Kedua Paslon menyampaikan dan mendalami visi-misi mereka dengan percaya diri, saling menanggapi, serta diiringi yel-yel dari pendukung yang semarak namun tetap menjunjung tinggi nilai demokrasi.
Usai debat, Nanang Qosim mengatakan, debat pertama ini diselenggarakan di wilayah Kota Kediri, sementara debat berikutnya akan berlangsung di wilayah Kabupaten Kediri untuk menjaga keseimbangan.








