“TMMD tidak melulu soal semen dan batu. Kami berkomitmen penuh meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat aksi sosial nyata, salah satunya jaminan kesehatan. Kami menyiagakan tim kesehatan dari personel Satgas yang berkolaborasi dengan tenaga medis profesional Polkes 05.09.14 Kodim 0813 Bojonegoro selama program berlangsung,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.
Letkol Inf Dedy menambahkan, dedikasi tim medis ini tidak mengenal batas waktu. Pelayanan darurat medis akan tetap diberikan secara prima bahkan pada hari libur sekalipun jika ada warga yang membutuhkan pertolongan. Keberadaan tim kesehatan ini mengemban tugas ganda: menjaga kebugaran fisik prajurit Satgas di lapangan sekaligus menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan gratis bagi warga lokal.
Pada fase awal, sasaran pelayanan kesehatan diprioritaskan bagi penduduk Desa Kesongo yang bermukim di sekitar pusat pembukaan TMMD ke-129. Ke depan, jangkauan pengobatan gratis ini akan diperluas secara berkala ke dusun-dusun terpencil lainnya di wilayah tersebut hingga penutupan resmi program pada 13 Agustus 2026 mendatang.
Kolaborasi harmonis antara jajaran TNI dan Pemkab Bojonegoro ini diharapkan mampu menstimulasi pembangunan desa yang holistik. Selain mempercepat pemerataan infrastruktur, TMMD ke-129 sukses membuka akses kesehatan yang lebih inklusif, menekan angka kesakitan, serta memicu lahirnya masyarakat desa yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. [J2]








