Keterlibatan pihaknya dalam TMMD merupakan bentuk dukungan terhadap arahan Gubernur Jawa Timur agar pelatihan kerja semakin merata hingga pelosok desa.
“UPT BLK Kediri adalah UPT di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur. Dukungan ini sebagai pelaksanaan arahan Ibu Gubernur agar pelatihan kerja menjangkau masyarakat desa,” ujar Aris.
Ia menjelaskan, materi pelatihan disusun berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi dengan lima unit kompetensi utama, yakni Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Good Manufacturing Practice (GMP), sanitasi, fermentasi dan pemanggangan, serta proses produksi roti.
Resep yang diajarkan disesuaikan dengan kebutuhan pasar sekaligus menjadi produk yang digunakan dalam uji kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Produk yang dipraktikkan meliputi berbagai jenis roti, pastry, bolu, kue kering, hingga jajanan pasar yang memiliki peluang usaha di masyarakat.








