Menurutnya, Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa yang sangat agung. Rasulullah memperoleh berbagai macam pengalaman dan pengetahuan yang sangat bermanfaat bagi kelengkapan dirinya, untuk mengemban tugas yang berat sebagai pembawa rahmat bagi alam semesta.
“Isra yang dimaksudkan adalah perjalanan nabi Muhammad SAW dari masjid Al-Haram ke masjid Al-Aqsa. sedangkan Mi’raj adalah perjalanan beliau dari masjid Al-Aqsa ke Sidratul-Muntaha. Sidrah Al-Muntaha sendiri adalah tempat di langit yang bersifat ghaib, tidak mungkin dijangkau oleh panca indera manusia, bahkan tidak dapat dijangkau oleh akal pikiran”, tuturnya
“Lewat peringatan peristiwa Isra Mi’raj nabi Muhammad SAW, mari kita lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Banyak makna yang dapat diambil dalam diri nabi Muhammad SAW berupa keteladanan yang sangat baik bagi umat Islam”, pungkasnya.








