Founder sekaligus pengasuh Pesantren Digipreneur Al Yasmin, Helmi M. Noor, menjelaskan bahwa konsep pengajaran di pesantren ini dirancang agar para santri tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga cakap di dunia digital.
“Dengan menggabungkan pendidikan khas pesantren dan perkembangan dunia digital yang berjiwa entrepreneur, Pesantren Digipreneur Al Yasmin akan melahirkan santri-santri bertalenta dan berprestasi,” ungkapnya.
Menariknya, peresmian Pesantren Digipreneur Al Yasmin turut mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Penghargaan Rekor Dunia MURI atas keberhasilan menampilkan konfigurasi drone show terbanyak dalam acara tersebut.
Penghargaan diserahkan oleh Triyono, Senior Manager MURI, kepada Gubernur Khofifah, yang kemudian menyerahkannya kepada Kevin, selaku sutradara drone show.








