Khofifah Resmikan Pesantren Digital Pertama di Di Jatim Santri Siap Bersaing di Dunia Teknologi

  • Whatsapp

Pesantren Digipreneur Al Yasmin mengusung model pendidikan terpadu dengan tiga fokus utama: pendalaman ilmu agama, penguasaan keterampilan digital, serta pembentukan jiwa kewirausahaan (entrepreneurship).

Santri dibekali kemampuan menjadi digitalpreneur, yakni wirausahawan digital yang tidak hanya memahami nilai-nilai Islam, tetapi juga mampu bersaing di dunia modern yang dinamis.

Bacaan Lainnya
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Program pendidikan di pesantren ini menitikberatkan pada pengembangan talenta santri melalui pelatihan keterampilan seperti public speaking, desain grafis, musik, hingga kewirausahaan kreatif. Setiap santri diarahkan untuk menumbuhkan potensi diri dan mengubah hobi menjadi profesi produktif bernilai ekonomi.

Selain program reguler, pesantren ini juga menghadirkan program tematik “Pesantren Kilat Digital”, yang berisi pelatihan singkat di bidang digital marketing, pertanian digital, konten kreator, media, advertising digital, hingga keterampilan berbasis teknologi lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *