“Kami berharap pemerintah Kabupaten Takalar memperhatikan peralatan medis di RSUD Padjonga. Jangan hanya fokus pada pembangunan gedung atau puskesmas,” ungkap Irwan.
Namun, salah satu petugas IGD yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa lambatnya penanganan disebabkan oleh masalah jaringan dan menunggu respon dari rumah sakit lain yang bersedia menerima pasien. [D’kawang]








