Keterbatasan Alat Medis dan Jaringan, RSUD Padjonga Dikritik

  • Whatsapp

Pasien berinisial WT, yang menunjukkan gejala stroke, dibawa oleh keluarga ke RSUD Padjonga Dg Ngalle pada pukul 05:30 WITA, Selasa, 25 Februari 2025. WT harus dirujuk ke rumah sakit yang memiliki peralatan lebih memadai untuk memastikan kondisi jaringan saraf yang menyebabkan stroke. Namun, karena penanganan rujukan yang terkesan lambat, mulai dari jam 2:00 hingga 9:00 WITA, pasien masih berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) tanpa penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Rakyat (LPR), Irwan, dengan tegas meminta pemerintah Kabupaten Takalar untuk memperhatikan peralatan medis di sektor kesehatan, khususnya di RSUD Padjonga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *