Selain pembersihan, kegiatan juga difokuskan pada pengambilan batu serta pembuatan pondasi ujung sebagai persiapan pemasangan Jembatan Bailey yang nantinya akan menjadi jalur vital penghubung masyarakat Desa Penakir, khususnya Dusun Sigeblok, agar aktivitas warga dapat kembali normal.
Danramil 13/Pulosari Kapten Arm Nurma Firdaus menyampaikan bahwa keterlibatan semua unsur merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“TNI hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam pengamanan, tetapi juga membantu secara langsung dalam penanganan bencana. Sinergi dengan pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat sangat penting agar pemulihan dapat berjalan cepat dan tepat,” ungkap Kapten Arm Nurma Firdaus.
Sementara itu, Camat Pulosari Arif Senoaji, S.SPT., M.Si., mengapresiasi langkah cepat Kodim 0711/Pemalang dan seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat. Kerja sama ini sangat membantu percepatan pemulihan pasca banjir bandang di wilayah Pulosari,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Agus Riyadi Kades Penakir yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat dan relawan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Dengan gotong royong seperti ini, beban warga menjadi lebih ringan dan kami optimis kondisi desa segera pulih,” tuturnya.








