Sementara itu, Ketua Dekopinwil Jatim, H. Slamet Sutanto, menekankan pentingnya peran Dekopin sebagai wadah gerakan koperasi. Menurutnya, ada tiga fungsi utama yang harus dijalankan, yakni advokasi, fasilitasi, dan edukasi. Ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi, salah satunya menyukseskan program Koperasi Desa Merah Putih.
“Koperasi bukan sekadar kumpulan modal, melainkan kumpulan orang. Tanpa rasa memiliki dan semangat gotong royong, koperasi sulit berkembang,” ujarnya.
Slamet meminta Dekopinda Sidoarjo segera menggelar rapat pimpinan untuk membentuk kesekjenan serta lembaga-lembaga khusus. Ia menekankan pentingnya Lembaga Pendidikan Koperasi (Lapenkop) sebagai sarana pendidikan bagi generasi baru koperasi, termasuk Kopdes Kopkel yang baru lahir. [SWD]








